Sinopsis Uttaran Senin 4 Juli 2016 – Episode 336-337

Sinopsis Uttaran Senin 4 Juli 2016 - Episode 336-337

Sinopsis Uttaran Senin 4 Juli 2016 – Episode 336-337. Mukhta sudah tak tahan bekerja di kantornya karena sudah berkali-kali dapat telfon iseng. Tapi saat Mukhta memutuskan untuk mengundurkan diri, rekan kerja nya memberitahu kalau Mukhta diangkat menjadi sekretaris pribadi bos mereka dan akan segera mendapatkan ruang kerja pribadi.

Mukhta merasa janggal karena ia baru bekerja 2 hari di perusahaan tersebut, rekan kerjanya berkata bahwa bos mereka suka dengan hasil kerja Mukhta. Mukhta pun mengurungkan niatnya untuk mengundurkan diri.

Manager perusahaan itu bertanya kepada bos nya mengapa ia memberikan perhatian khusus kepada Mukhta, “Apa anda punya dendam pribadi dengannya? “.
 

Sinopsis Uttaran Senin 4 Juli 2016 - Episode 336-337
Sinopsis Uttaran Senin 4 Juli 2016 – Episode 336-337
Si bos mengamuk dam melempar berkas-kas yang ada diatas mejanya. Manager tersebut meminta maaf dan keluar dari ruangan itu. Si bos kemudian bicara sendiri, “Aku harus menghancurkanmu Mukhta, seperti yang kau lakukan padaku dulu. Apa kau ingat hari itu Mukku Nukku ku sayang? “.

Si bos mengamuk dam melempar berkas-kas yang ada diatas mejanya. Manager tersebut meminta maaf dan keluar dari ruangan itu. Si bos kemudian bicara sendiri, “Aku harus menghancurkanmu Mukhta, seperti yang kau lakukan padaku dulu. Apa kau ingat hari itu Mukku Nukku ku sayang? “.

Adegan demi adegan di masa lalu melintas di benaknya. Mukhta menampar Yuvraj di festival dansa di kampusnya, Ichcha menyelamatkan Mukhta sebelum diperkosa oleh Yuvraj dan Ichcha memberi kesaksian di pengadilan.

Yuvraj/Yuvaan : Kau dan ibuku mengirimku ke balik jeruji. Apa yang kau fikirkan? Aku akan melupakan segalanya dan menebus kesalahanku setelah keluar dari penjara? Aku sudah membuat keputusan didalam penjara. Aku akan membalaskan dendamku setelah keluar dari penjara!

Adegan saat Yuvraj melakukan operasi plastik pun diperlihatkan.

Yuvraj/Yuvaan : Mukhta Rathore. . Maaf, Nyonya Mukhta Kashyap, aku kembali kedalam kehidupanmu dengan wajah dan identitas baru. Yuvraj Singh Bundela sudah kembali! Sekarang kau tak mungkin selamat.

Mukhta memberi kejutan ketika Vishnu baru plg kerja, ia mengajak Vishnu berdansa, memberikan setangkai bunga mawar kpd Vishnu & memperlihatkan makanan yang ia sajikan. Vishnu memberitahu Mukhta dengan sikap manis.

Vishnu : Kau tak boleh boros, penghasilanmu tak sebanyak itu.

Mukhta kemudian bersemangat menunjukkan surat kenaikkan jabatannya.

Mukhta : Perusahaan itu suka dengan hasil kerjaku.

Vishnu : Apa kau sdh mencari tau tentang perusahaan itu? Kau sdh bertemu dengan bosmu?

Mukhta : Sampai skrg aku blm pernah bertemu dengannya. ia pasti sibuk & skrg mungkin sedang mempersiapkan pekerjaan utkku. Aku baru bergabung dengan perusahaan ini 2 hari yang lalu.

Vishnu : Kau baru bergabung 2 hari & kau sdh jadi sekretaris pribadi karena hasil kerjamu? Gajimu bahkan dinaikkan hampir 2x lipat. Aku bahagia dengan kemajuanmu, tapi ini tak normal.

Mukhta : Aku juga menanyakan pertanyaan yang sama pada manager. Aku menyelesaikan pekerjaan dlm waktu 2 hari yang biasanya mereka selesaikan dlm waktu 6 bulan, karena itulah. Aku akan menemui bosku besok. Sebenarnya makanan ini aku masak sendiri.

Suasana kembali menjadi romantis.

Vishnu : Nyonya Kashyap sudah naik jabatan, skrg ia bisa mentraktirku setiap bulan karena penghasilannya akan lebih byk daripada aku.

Vishnu menyuapkan gulab jamun kpd Mukhta.

Sementara itu di rumah Bundela, Ambika merencanakan bulan madu ke Shimla untuknya, Meethi, Akash & Sankrant. Nenek buyut yang mendengar kabar ini menjadi iri, ia sengaja datang ke rumah Mukhta untuk memanas2i Vishnu.

Sementara itu di rumah Bundela, Ambika merencanakan bulan madu ke Shimla untuknya, Meethi, Akash & Sankrant. Nenek buyut yang mendengar kabar ini menjadi iri, ia sengaja datang ke rumah Mukhta untuk memanas2i Vishnu.

Nenek datang ke rumah Mukhta membawa byk bingkisan.

Nenek : Meethi & Akash pergi ke Shimla untuk berbulan madu. Kau tak punya uang sebanyak itu untuk membawa Mukhta ke suatu tmpt, Vishnu? Kau bisa blg padaku, aku akan memesankan tiket untuk kalian. Kau mendapatkan istri seorang Tuan putri. Setidaknya jgn berikan ia kehidupan seorang pelayan.

Vishnu meminta Mukhta membuatkan teh untuk nenek.

Mukhta : Mungkin nenek tak suka minum teh dari rumah org miskin.

Mukhta memberikan semua bingkisan yang dibawa nenek kpd sopir yang mengantar nenek.

Nenek semakin kesal & pergi dari rumah mereka.

Vishnu : Jgn bicara seperti itu pada orgtua.

Mukhta : Kau benar, tapi aku tak suka melihat suamiku dihina.

Sebelum berangkat berbulan madu ke Shimla, mereka berempat pamit kpd orang rumah.

Pavitra : Akash, ajak aku jalan-jalan di Mumbai kalau kau sudah kembali.

Ekadashi : Jgn memikirkan dirimu sendiri sepanjang waktu!

Paman Kasa memberikan patung dewa Ganesha berukuran kecil yang hampir lupa dibawa oleh Meethi.

Paman Kasa : Ini kenang2an dari Ichcha, ini akan selalu melindungimu. Akash, tolong jaga Meethi baik2.

Ambika bicara dalam hati, “Kali ini dewa Ganesha pun tak aka bisa melindunginya karena kali ini rencanaku aku akan berhasil”. Setelah mereka berangkat ke bandara, Pavitra bicara pada Ekadashi.

Pavitra : Aku tak menyangka Ambika mempersiapkan ini semua sendirian. Dan lagi uangnya ia dapatkan dari Chaubey.

Ekadashi : Pasti ada rencana dibalik ini semua. Ambika pasti sudah merencanakan sesuatu, itulah mengapa ia membawa Akash dan Meethi bersamanya. Biarkan ia melakukan apapun pada Meethi, tapi kalau ia melakukan sesuatu pada putraku, maka ia akan berurusan denganku.

Akash, Sankrant, Meethi & Ambika akhirnya sampai di penginapan Shimla, mereka mendapat 2 kamar yang terpisah, no. 210 dan no. 215.

Meethi : Terimakasih Ambika, berkat kau aku bisa melihat tempat seindah ini.

Sankrant pergi ke kamar duluan untuk membawa koper bersama petugas hotel. Akash & Meethi pun menyusulnya, Akash berfikir, “Mungkin aku bisa berhasil membuat Meethi berdiri disini” dan Ambika bicara dalam hati, “Kali ini pasti aku akan berhasil. Kita datang berempat, tapi akan pulang bertiga”. Meethi sedang memandangi salju di jendela kamarnya, Akash menghampirinya dan membujuknya.

Akash : Berdirilah demi aku sekali saja.

Meethi : Aku sudah berusaha keras tapi tak bisa. Sejak hari itu (permainan cricket) aku tak bisa berdiri lagi.

Akash : Pasti bisa. Apa yang pernah terjadi sekali pasti bisa terjadi lagi. Kau akan bebas dari kursi roda ini secepatnya. Mintalah pada dewa Ganesha mu itu.

Akash memandangi Meethi yang sedang berdo’a dan melirik ke pajangan foto Damini, Ichcha & Meethi, Akash bicara dlm hati, “Nenek Damini, aku berjanji, Meethi akan berdiri diatas kakinya sendiri secepatnya”. 

Baca Selanjutnya Sinopsis Uttaran Selasa 5 Juli 2016 – Episode 338-339
Baca Juga Update Sinopsis Informasi Diary di Facebook
Kumpulan Sinopsis Anak Jalanan RCTI
Kumpulan Sinopsis Abad Kejayaan 2 Kosem
Kumpulan Sinopsis Zoya Indosiar
Kumpulan Sinopsis Fatmagul Antv 
Kumpulan Sinopsis Ranveer dan Ishani 
Kumpulan Sinopsis Naagin SCTV
Kumpulan Sinopsis Anandhi Antv 
Kumpulan Sinopsis Savitri 
Kumpulan Sinopsis Veera 
Kumpulan Sinopsis Kaali dan Gauri  
Kumpulan Sinopsis Ashoka 

Leave a Reply