Sinopsis Uttaran Selasa 13 September 2016 – Episode 409

Sinopsis Uttaran Selasa 13 September 2016 - Episode 409

Sinopsis Uttaran Selasa 13 September 2016 – Episode 409. Nandini sedang membersihkan noda darah dilantai saat Akash dan Damini masuk kedalam kamarnya.

Akash : Darah?

Nandini membelakangi mereka & menatap kearah Rani.

Rani : Bukan. Itu cat air warna merah. Aku sedang menggambar lalu cat airnya tumpah, Chameli sedang membersihkannya.

Nandini menyeka noda darah dilantai dengan tangannya, ia kemudian mengoleskan noda darah tersebut kedahinya yang terluka dengan gerakan yang sangat cepat. Damini melihat dahi Nandini.

Damini : Dahi mu terluka?

Rani : Tdk, dahinya gak terluka.

Rani kembali menjelaskan bahwa itu karena tangan Nandini penuh noda cat air berwarna merah.

Damini pun meninggalkan kamar Nandini karena kecurigaan mereka belum terbukti.

Akash berjalan keluar.

Nandini : Akash, bagaimana keadaan Meethi?

Akash menatap kearah Rani.

Akash : Rani, kondisi ibu Meethi mu sedang gak baik. Seseorang sedang berusaha menyakitinya. Kalau kau melihat hal yang aneh atau mencurigakan dari seseorang, segera beritahu ayah.

Rani : Baiklah.

Nandini menutup pintu.

Nandini : Rani, terimakasih sudah membantuku, anak baik. Kau berbohong demi ibumu.

Rani : Ibu Meethi melarangku berbohong, tapi entah kenapa aku berbohong saat melihatmu. Bagaimana kau bisa terluka?

Nandini : Aku terluka saat memotong buah untuk ibu Meethi mu.

Rani : Kau harusnya bilang kalau kau terluka, gak ada yang perlu disembunyikan. Nenek akan membawamu ke rumah sakit atau memanggil dokter kemari.

Nandini : Tdk perlu memanggil dokter. sekarang aku mau membersihkan kamar.

┬áMeethi, Akash, Damini & Ekadish berdo’a di kuil pagi harinya.

Meethi : Maaf karena aku keras kepala nek. Jika aku gak membiarkanmu memasang gelang suci itu mungkin hari ini aku sudah tiada.

Meethi melihat lampu ponsel yang ada didlm saku Akash menyala & memberitahu Akash. Akash melihat layar ponselnya.

Akash : 20 panggilan tak terjawab dari Vishnu? ! Akash datang ke tempat persembunyian Vishnu.

Vishnu : Akash!Aku gak punya waktu untuk menjelaskannya, polisi sedang mengejarku. Aku harus bersembunyi disuatu tempat sampai keadaannya aman.

Akash : Kita harus menemukan bukti untuk melawan Khana agar kau terbukti gak bersalah.

Vishnu : Kau sdh bicara pada Mukhta? ia pasti cemas.

Akash : Aku sdh membuatnya mengerti, ia harus segera pergi ke rumah kakek. Aku tau 1 tempat dimana polisi gak bisa datang mencarimu. Ikut aku!

Akash membawa Vishnu ke rumahnya.

Akash : Aku gak bisa meninggalkanmu dalam situasi seperti ini, ini semua terjadi karena diriku.

Nandini melihat kedatangan Vishnu, ia teringat saat menanyakan ruangan Khana waktu itu. Nandini bicara dalam hati, “Kenapa karyawan Khana bersama Akash? Ada yang gak beres. Apa yang ia lakukan disini? Khana dan Akash bermusuhan. Aku harus memberitahu Khana”. Nandini menelfon Khana dan menceritakan tentang kedatangan Vishnu.

Akash mengantar Vishnu ke gudang dan mengambilkan makanan untuk Vishnu.

Damini gak sengaja melihat Nandini sedang mengobati luka didahinya.

Damini bicara dalam hati, “Berarti kemarin Nandini memang terluka, ia dibantu Rani untuk melindungi diri. Pasti ia yang mengirim sihir hitam kepada Meethi”. Akash menceritakan kondisi Meethi kepada Vishnu.

Akash : Aku gak percaya pada sihir hitam, tapi aku lihat sendiri kondisi Meethi membaik setelah dibacakan do’a. Nenek bilang orang yang melakukannya ada di rumah ini. Manthan Mai memberitahunya bahwa orang yang melakukan sihir hitam itu akan terluka kalau sihirnya gagal. Kami semua mencurigai Nandini, tapi gak ada luka ditubuhnya.

Akash lalu menerima telfon dari Damini yang memberitahu apa yang baru saja ia lihat.

Akash : Vishnu, jangan tinggalkan ruangan ini sebelum aku memintanya.

Damini & Akash masuk ke kamar Nandini, kepala Nandini diikat dengan kain putih.

Damini : Permainanmu sudah berakhir. Aku sudah tau kalau kau adalah orang dibalik ini semua.

Akash : Kenapa kau menutupi dahimu?

Nandini : Aku sedang sakit kepala.

Akash : Lepaskan kain itu. Nenek punya obat yang manjur untuk mengobatinya. Atau kau sedang menyembunyikan bekas luka?

Nandini : Kenapa semua orang menyalahkanku atas semua hal yang gak benar? Kau bisa memeriksanya sendiri.

Damini melepas kain dikepala Nandini.

Damini : Lihat. .

Damini terkejut, gak ada bekas luka didahi Nandini.

Nandini : Apa ada bekas luka didahiku? Akash, kau bisa langsung mengusirku keluar dari rumah ini kalau memang ada.

Damini : Maafkan aku.

Nandini : gak apa2.

Gomti berlari memanggil Akash.

Gomti : Akash! Ada polisi didepan pintu rumah kita!

Inspektur memperlihatkan surat perintah penangkapan Vishnu kepada Akash.

Inspektur : Kami harus tau apakah kau menyembunyikan penjahat bernama Vishnu Kashyap di rumahmu.

Damini & Ekadish terkejut melihat kedatangan polisi, Akash memberi pengertian kepada mereka.

Akash : Polisi menerima info yang salah. Mereka hanya ingin memeriksa sebentar.

Akash menemani polisi memeriksa kedlm rumah, sebisa mungkin ia menghindari gudang tempat dimana Vishnu bersembunyi. Damini bertanya-tanya apakah Vishnu sedang dlm masalah. Nandini tersenyum melihatnya dan bicara dlm hati, “Kita akan segera tau yang sebenarnya. Aku gak mengerti knp Akash menyembunyikan Vishnu di rumah ini”. Inspektur melihat kearah gudang.

Inspektur : Sebentar Tuan Akash, tempat apa itu?

Akash : Itu adlh gudang, kami gak pernah membukanya.

Inspektur memaksa ingin memeriksa isi gudang. Akash gak punya pilihan lain selain pasrah, ia menunggu diluar ketika para polisi masuk kedalam gudang. Polisi gak menemukan Vishnu didlm gudang.

Inspektur : Tuan Akash, maaf sdh merepotkanmu seperti ini, aku hanya melakukan tugasku.

Akash sedikit terkejut mengetahui bahwa Vishnu gak ada di gudang, ia pun mengantarkan polisi keluar.

Akash bicara sendiri, “Knp Vishnu gak ada di rumah? “. Akash masuk kedalam mobil, Vishnu tiba-tiba muncul dari bangku belakang.

Vishnu : Akash!

Akash : Vishnu? Kau disini? Kpn kau keluar dari gudang? Aku benar-benar takut kalau kau sampai tertangkap hari ini.

Vishnu : Aku merasa haus & diam-diam pergi ke dapur, lalu aku melihat polisi berdiri didepan pintu rumah. Aku sadar kalau polisi datang kemari hanya untuk mencariku. Aku lompat dari jendela dan bersembunyi disini saat kau membukakan pintu. Kurasa mereka gak akan memeriksa bagian luar lagi karena mereka sudah melakukannya sebelum masuk kedlm. Bagaimana bisa polisi datang kemari? Tdk seorangpun yang tau kalau aku ada disini.

Akash : Khana sdh tau semua rencana kita, karena itu ia menjebakmu dlm kasus penggelapan uang. ia tau bahwa kau akan datang menemuiku kalau kau berhasil kabur dari polisi.

Nandini mengangkat telfon dari Khana.

Khana : Vishnu gak ada ditempat Akash!

Nandini : untuk apa aku bohong? Aku lihat sendiri ia masuk kedlm rumah bersama Akash!Kurasa Akash menyembunyikannya disuatu tempat. Jgn cemas, aku pasti akan menemukannya.
Baca Selanjutnya Sinopsis Uttaran Rabu 14 September 2016 – Episode 410

loading…

FAST DOWNLOAD

Leave a Reply