Sinopsis Uttaran Antv Episode 311

Sinopsis Uttaran Antv Episode 311

Meethi : Apa untungnya mengatakan yang sebenarnya sekarang? Nenek juga akan ikut masuk rumah sakit. Apa kau menginginkan itu terjadi? Ini hanya akan memperburuk keadaan.

Mukhta melintas didekat Meethi & Vishnu, ia mendengar pembicaraan mereka.

Meethi : Kita tetap diam sampai sekarang hanya demi nenek. Aku tau aku yang salah kali ini. Mereka sudah sangat cemas, aku hanya memintamu untuk memahami keadaan.

Meethi kemudian pergi ke tempat Damini & Kanha berada.

Vishnu yang menyadari kalau Mukhta mendengarkan pembicaraan mereka kemudian mengajak Mukhta untuk bicara.

Vishnu : Bisa kita bicara sebentar? Aku tau kau marah padaku dan kau memang berhak untuk marah. tetapi kita adalah keluarga. Apa kita akan terus menerus saling mengabaikan? tak bisakah kita menjadi teman? Sebelumnya kita juga teman.

Mukhta : Tuan Vishnu Kashyap, dengan siapa kau merasa kasihan dan mencoba menjadi teman? Kita tak akan bisa menjadi teman. Kau tau kenapa? Semarah apapun aku padamu dan berapa kalipun aku mengatakan kalau aku membencimu tetapi kebenarannya adalah aku mencintaimu. Masih mencintaimu sampai hari ini dan akan selalu mencintaimu. Pernahkah kau membayangkan kepedihan yang aku rasakan saat melihatmu bersama Meethi?

Setelah Mukhta meninggalkannya, Vishnu bicara pada dirinya sendiri, “Bahkan kau tak pernah membayangkan apa yang sedang aku rasakan”.

Upacara kremasi jasad Surbhi pun dilakukan, Mr. rathore diberi kesempatan untuk keluar dari tahanan sebentar untuk menghadiri upacara ini. Ketika Mr. rathore akan kembali ke penjara, Ekadashi menghampirinya untuk mengolok2.

Ekadashi : Bagaimana perasaanmu berada didalam kurungan ini? Sekarang kau harus terbiasa melihat orang-orang yang kau sayangi dibalik jeruji besi itu. Raghuvendra Pratap Rathore, kau juga yang bertanggungjawab atas kematian Surbhi.

Mr. rathore : Aku tau kau sedang berusaha menuduhku atas kejahatan lain didepan para polisi ini. tetapi itu tak akan terjadi. Bukan aku yang bertanggungjawab atas kematian Nirbhay maupun Surbhi. Aku tak akan berbuat kasar pada wanita. Aku datang kemari bukan untuk berdebat denganmu. Aku datang kemari hanya untuk mengucapkan salam perpisahan pada Surbhi.

Setelah Mr. rathore pergi dari tempat itu, Ekadashi bertemu dengan Akash.

Akash : Apa yang sedang ibu lakukan? Kenapa ibu mempermainkan kehidupan semua orang?

Ekadashi : Ini adalah keadilan untuk Surbhi dan Nirbhay.

Akash : Ini tak benar. Mr. rathore datang kesana untuk menyelamatkan Surbhi, tetapi ibu dan kak Nirbhay tak mau membiarkan bayi itu lahir.

Ekadashi : Itu adalah keputusan Nirbhay demi kebaikan Surbhi.

Akash : Darahmu mengalir didalam diriku. Ibu tak bisa membohongiku. Aku yang memintanya pergi kesana setelah mengetahui bahwa Nirbhay membawa Surbhi ke rumah sakit untuk menggugurkan bayi itu. Apa yang ibu lakukan? Bayinya Surbhi masih hidup saat ini hanya karena dia(Mr. rathore), dan karena ibu, Meethi ku sudah menikah dengan orang lain.

Ekadashi : Ibu tak melakukan apapun. Pelayan Takhur itu yang memintanya untuk bersumpah. Kau mencurigai ibumu?

Akash : Hentikan semua ini. Kenapa ibu berbohong? Ibu mana yang bisa mempermainkan hidup anaknya? Kapan ibu akan merasa tenang?

Ekadashi : Mereka adalah musuhku. Mereka membuat anakku berbalik melawanku.

Akash : Mereka bukanlah musuh dan tak ada orang yang merenggutku darimu. Api dendam yang ada didalam diri ibu itu dan permainan yang sedang ibu mainkan itu yang telah merenggut putramu darimu. Mulai sekarang aku yang akan memutuskan arah hidupku sendiri.

Vishnu tak fokus bekerja karena teringat kata-kata Mukhta, ia kemudian merobek selembar kertas dan meremasnya dengan penuh emosi.

Akash : Melampiaskan amarah pada selembar kertas? Kenapa Tuan Kashyap? Ada masalah apa? Entahlah, mungkin kau sendiri yang menjadi alasan dan jalan keluar dari amarahmu. Bagaimana cara membantu seseorang yang menjadi alasan dari masalahnya sendiri? Kau mencintai Mukhta tetapi tak bisa mengakhiri pernikahanmu dengan Meethi. Apa ini artinya tujuanmu telah berubah?

Vishnu : Mana mungkin kau akan mengerti. Kau memanfaatkan nama bu guru untuk membuat kebohongan besar. Didikan yang baik, harga diri, apa kau pernah mendengar kata-kata itu? Kau sudah memanfaatkan nama dan identitasku. Kau pasti sudah tau kalau ayahku telah meninggalkanku sebelum aku lahir.

Akash : Kau masih berusia 6 tahun saat ibumu memutuskan untuk bunuh diri.

Vishnu : Setelah ibuku tiada, yatim piatu ini mendapatkan ibu baru, ibu Ichcha. Bagaimana bisa aku melupakan apa yang telah ia ajarkan padaku? ia selalu memberitahuku bagaimana menghargai sebuah hubungan dan berada dijalan yang benar. tak perlu mempertanyakan mengapa dan dalam kondisi seperti apa pernikahan ini terjadi, karena Meethi sudah menjadi istriku sekarang. Seorang anak yang dibesarkan tanpa sebuah keluarga, hanya ia yang mengerti betapa pentingnya sebuah keluarga. Aku tak bisa meninggalkan istriku seperti ayahku meninggalkan ibuku.

Akash : Keluarga? Siapa bilang kau tak bisa membangun sebuah keluarga? tetapi buatlah sebuah keluarga dengan seseorang yang kau cintai. Mukhta!

Vishnu : Kau mungkin dibesarkan oleh keluarga dan ibu yang tak punya harga diri. Kau mungkin tak mengerti apa dan kenapa aku mengatakan ini karena keluargamu tak punya harga diri/bermartabat.

Akash : Suaminya Meethi, apapun yang dilakukan keluargaku sebelumnya memang tak benar. Satu2nya alasan mengapa aku menyendiri saat ini adalah keluargaku. tetapi pahamilah 1 hal dalam hidup ini. Sebuah keluarga dibangun atas 2 hal, kepercayaan dan cinta. Aku terima kalian saling percaya satu sama lain tetapi dimana cinta nya? Baca Selanjutnya Sinopsis Uttaran Antv Episode 312

Leave a Reply