Agen SBOBET

Sinopsis Uttaran Jumat 2 September 2016 – Episode 348

In Uttaran

Sinopsis Uttaran Jumat 2 September 2016 - Episode 348

Sinopsis Uttaran Jumat 2 September 2016 – Episode 348. Nandini masuk kedalam kamar Akash membawakan secangkir kopi ketika Akash dan Meethi tengah asik bermesraan.
Nandini: Akash.
Meethi: Kau pasti tidak mengetuk pintu dulu sebelum masuk.
Nandini: Aku tau semua itu namun aku juga punya hak yang sama denganmu karena aku adalah ibunya putrimu. Akash, aku adalah cinta pertamamu! Kau menikahi Meethi hanya karena aku tidak ada dalam hidupmu saat itu. Meethi juga pernah meninggalkanmu, namun kau memaafkannya saat ia kembali, kenapa kau tidak bisa memaafkanku?

Ekadish yang mendengarkan keributan dari kamar Akash datang dan memarahi Nandini, Meethi menamparnyanya karena Nandini sudah melewati batas.

Nandini tersadar dari lamunannya, ia lalu mengetuk pintu sebelum masuk. Nandini memberikan secangkir kopi yang ia bawakan untuk Akash.
Akash: Kau memasukkan jahe kedalam kopi ini?
Nandini: Ya Akash,kita selalu meminumnya setiap kali aku membuatkannya untukmu. Dulu kau sangat menyukainya.
Akash meletakkan kembali kopi itu.
Akash: Sebanyak itu waktu bisa merubah segalanya. Sekarang aku tidak bisa meminumnya lagi. Terimakasih.

Nandini menatap kearah Akash dan Meethi sebelum meninggalkan kamar. Akash menanyakan sebuah kata saat mengisi TTS, Meethi menjawabnya tanpa berfikir. Meethi sedang memikirkan sikap Nandini tadi dan bicara dalam hati,”Hari ini aku melihat kebencian untukku dimata Nandini”. Nenek buyut menelfon Mukhta dan memberitahu kalau Nandini tinggal di rumah Meethi.
Nenek: Bicaralah pada Meethi, kenapa ia mengizinkan Chameli tinggal di rumahnya.
Setelah nenek buyut mematikan telfon, Mukhta teringat dengan sumpahnya kepada Meethi saat ia kehilangan Manav, Mukhta pernah berkata bawa Meethi juga akan kehilangan seluruh kebahagiaannya seperti Mukhta kehilangan Manav. Mukhta merasa bersalah dan bicara dalam hati,”Aku sudah mengutuk Meethi, karena diriku hidup Meethi kini dalam bahaya”.

Tuan Khana menyerahkan map berisi berkas sebuah perusahaan kepada asistennya.
Tuan Khana: Ini berkas2 perusahaannya. Aku ingin membeli perusahaan itu.
Asisten: namun Tuan, perusahaan ini tidak bisa dibeli.
Tuan Khana: Aku menginginkan perusahaan itu. Cari tau semua tentang pemilik perusahaan tersebut, gunakan segala cara untuk membelinya.
Asisten: Baik Tuan.

Mukhta menelfon Meethi.
Meethi: Ya Mukhta?
Mukhta: Meethi, kenapa Chameli tinggal bersama kau dan Akash? Aku sudah mengetahui semuanya.
Meethi: Tidak ada yang perlu ditakuti, kami semua hidup bahagia.
Mukhta: Maaf karena aku sudah mengutukmu waktu itu.
Meethi: Tidak perlu minta maaf, keluarga kami sudah lengkap. Aku, Akash dan Rani.
Mukhta: Dan Chameli. Untuk apa Chameli tinggal bersama kalian?
Meethi: Karena ia adalah ibunya Rani, ia hanya masa lalunya Akash.
Mukhta: Terkadang aku merasa marah dengan kepolosanmu.
Meethi: Tidak ada yang perlu dicemaskan.

Nandini sedang menggerutu di halaman rumah saat Naina datang mengunjunginya. Naina ingin masuk namun Nandini melarang karena takut pada Ekadish.
Naina: Baiklah. Bagaimana kabarmu Chameli?
Nandini: Namaku bukan Chameli lagi, namun Nandini.
Naina menjewer telinganya sendiri.
Naina: Baiklah, Maaf. Bagaimana kabarmu Nandini?
Nandini: Baik. Naina, terkadang aku berharap aku bisa kembali ke masa lalu.
Naina: Kendalikan Akash, ia masih mencintaimu. Itu akan jadi lebih mudah buatmu.
Nandini: Benar. Aku adalah kekasihnya Akash. Ibu dari anaknya. Aku punya hak atas dirinya.

Setelah Naina pergi, Nandini bicara dalam hati,”Aku akan memenangkan hati Akash dan menjadikannya milikku, setelah itu apapun yang aku lakukan tidak ada yang bisa menghentikanku”.

Meethi membantu Akash memasangkan dasinya saat Akash sedang sibuk membicarakan kerjasama perusahaannya dengan perusahaan lain. Meethi terus menghindar setiap kali Akash ingin memeluknya.
Meethi: Tidak ada kesepakatan dengan siapapun seperti yang kau katakan padaku.
Akash: Aku sudah membuat kesepakatan besar dengan orang penting. Namanya adalah Nona Meethi. Aku sudah mengunci semua kesepakatanku dengannya.
Meethi memaksa Akash untuk segera bersiap2 berangkat ke kantor saat Akash minta dicium.
Meethi: Oya Akash, aku butuh uang.
Akash: Untuk apa?
Meethi: Untuk Nandini. Lebih baik kita memberikannya uang sebelum ia memintanya pada kita.
Akash: Baiklah. Aku akan mencari cara untuk membantunya.
Meethi: Terimakasih.

Baca Juga  Sinopsis Uttaran Antv Episode 625 - Episode Terakhir

Mukhta mengeluh tentang keputusan Meethi kepada Tuan Takhur.
Mukhta: Meethi sudah membuat kesalahan dengan membiarkan Chameli tinggal bersamanya. Kenapa kakek diam saja? Apa kakek fikir aku salah?
Tuan Takhur: Kau tidak salah. Meethi selalu memilih jalan yang sulit namun selalu berhasil membuktikan kalau yang ia lakukan itu benar.
Tuan Takhur menemukan kemeja Vishnu yang penuh darah dibagian lengan, ia teringat kejadian saat ia melihat seorang pria mirip Vishnu tertabrak mobil.
Tuan Takhur: Sepertinya pria yang mengalami kecelakaan waktu itu benar2 Vishnu.

Seorang kurir mengantarkan paket untuk Nandini. Nandini membuka amplopnya dan menemukan kartu kredit didalamnya.
Akash: Itu adalah kartumu.
Rani: Ibu, itu adalah kartu kredit. Kita bisa belanja apapun menggunakan kartu itu.
Akash: Kau bisa berbelanja menggunakan kartu itu, tagihannya akan dibayar melalui rekeningku.

Nandini bicara dalam hati,”Itu artinya kau masih mencintaiku”. Nandini: Terimakasih Akash. Aku sering melihat ini ditangan orang lain.
Akash: Tidak perlu berterimakasih.
Rani: Ayo kita pergi berbelanja Chameli!

Ekadiah: Kenapa kau memberikannya kartu kredit padanya Akash? Suatu hari ia juga bisa mengusirku keluar dari hidupmu!
Akash: Tidak perlu cemas seperti itu bu. Nandini tau kalau Meethi adalah istriku, ia juga tau posisinya dimana.
Ekadish: Kau bodoh!

Taksi yg dikendarai Mukhta hampir menabrak mobil yg sedang melaju kencang dari arah berlawanan.Mukhta turun utk memarahi pengemudi mobil tersebut.Rani turun dari mobilnya setelah melihat Mukhta.
Rani:Kakak!
Mukhta:Rani,bagaimana kabarmu?
Rani:Aku baik2 saja.
Nandini:Mukhta?
Nandini berjalan mendekati Mukhta.
Nandini:Skrg aku tinggal di rumah Akash,semua ini berkat dirimu.
Mukhta:Kami masih menyimpan uangmu.
Nandini:Aku sudah gak membutuhkannya lagi,Akash yg mengurus semua keperluanku.Ini,Akash memberikan kartu kredit ini padaku.
Rani:Kakak tau?Kami banyak berbelanja dan membayarnya menggunakan kartu ini.
Mukhta:Apa kau sudah berterimakasih kepada paman dan kakak putih?
Rani:Sekarang aku memanggil ayah pada paman dan ibu Meethi pada kakak putih.Aku akan mengucapkan terimakasih nanti.
Setelah Rani dan Nandini pergi,Mukhta bicara dlm hati,”Nandini menyebutkan nama Akash dgn bersemangat,knp aku merasa kalau ia belum benar2 melupakan kenangan tentang Akash?” Rani dan Nandini memperlihatkan belanjaan mereka pada Meethi.Rani memberikan oleh2 bingkai foto pada Meethi.
Rani:Dan yg ini utk nenek.
Meethi:Kalau begitu cepat berikan pada nenek.
Rani berlari kebawah. Meethi bicara dlm hati,”Aku senang Akash memberikan kartu kredit itu pada Nandini.Mungkin mereka bisa memenangkan hati ibu jika memberikan sesuatu utknya”.Meethi keluar dari kamar.Nandini bicara dlm hati,”Kau benar2 bodoh Meethi.Aku akan memberikan hadiah yg kubelikan untuk Akash”. Rani menyerahkan bingkisan kepada Ekadish.
Rani:Nenek,ini hadiah untukmu.
Ekadish membukanya,bingkisan tersebut berisi syal.Ekadish langsung memakainya utk menyenangkan hati Rani.
Ekadish:Bagus sekali.
Gomti:Apa kakak akan terus memakainya?
Ekadish:Tentu saja.Pasti Meethi yg sudah membelikannya.
Rani:Tdk nek,aku dan Chameli yg membelikannya.Kami membelinya menggunakan kartu kredit yg diberikan ayah!

Suasana hati Ekadish langsung berubah,ia melempar syal itu ke lantai.
Ekadish:Aku gak membutuhkan syal darimu!
Nandini melihat kejadian itu dari balik tirai.
Nandini:Ibu,tdk lama lagi akan tiba harinya dimana kau akan menerima pemberianku. Baca Selanjutnya Sinopsis Uttaran Sabtu 3 September 2016 – Episode 349

loading…

Sinopsis Uttaran Terakhir Di Antv Minggu 18 September Part 4
Sinopsis Uttaran Terakhir Di Antv Minggu 18 September Part 4
Sinopsis Uttaran Terakhir di Antv Minggu 18
Sinopsis Uttaran Terakhir Di Antv Minggu 18 September Part 3
Sinopsis Uttaran Terakhir Di Antv Minggu 18 September Part 3
Sinopsis Uttaran Terakhir di Antv Minggu 18
Sinopsis Uttaran Terakhir Di Antv Minggu 18 September Part 2
Sinopsis Uttaran Terakhir Di Antv Minggu 18 September Part 2
Sinopsis Uttaran Terakhir di Antv Minggu 18
Sinopsis Uttaran Terakhir Di Antv Minggu 18 September Part 1
Sinopsis Uttaran Terakhir Di Antv Minggu 18 September Part 1
Sinopsis Uttaran Terakhir di Antv Minggu 18
Must read×

Top