Agen SBOBET

Sinopsis Ashoka Antv Selasa 23 Agustus – Episode 387

In Ashoka

Sinopsis Ashoka Antv Selasa 23 Agustus - Episode 387

Sinopsis Ashoka Antv Selasa 23 Agustus – Episode 387. Raj Vaid mengobati luka di jari Siamak saat Bindu, Ashok, dan Sushim datang. Raj Vaid pergi.
Bindu bertanya pada Siamak “Bagaimana kejadian yang sesungguhnya?”
Siamak mengangguk “Aku sedang mengasah pedangku. namun aku malah kehilangan konsentrasi dan jari-jariku terpotong”
Bindu mengatakan “Kau bukan hanya menyelamatkan pelakunya sekarang, namun kamu telah membuktikan dirimu lagi. Sekali lagi kamu telah membuktikan bahwa kamu adalah Mauryavanshi sejati yang dikenal karena pengorbanan mereka untuk orang yang mereka cintai. Aku bangga padamu”
Dia pergi dari ruangan Siamak diikuti oleh Sushim.
Ashok berkata “Aku merasa buruk sekarang. kamu gak akan bisa menyelamatkan dirimu sendiri ketika aku akan menghukummu”
Dia juga pergi.
Siamak dengan marah melemparkan piring.
Lasendra masuk “Mengapa kamu gak memberitahu Bindu bahwa Sushim yang bertanggung jawab untuk ini?”
Siamak mengatakan “Dia adalah pelakunya. Aku sendiri yang akan menghukumnya. Dengan melakukan ini, ia pikir bahwa aku telah menyelamatkan lehernya. ia adalah orang yang sangat bodoh! Pertama Sushim akan mati dan kemudian akan menjadi giliran Ashok! Seluruh Magadh dan dunia akan diperintah oleh Yunani”

Lasendra menyarankan ia agar mencari waktu yang baik untuk menyerang musuhnya.
Ashok mengatakan “Tampaknya Sushim gak tahu mengenai perbendaharaan. Siamak masih menyembunyikan kebenaran. Aku rasa orang lain yang terlibat”
Acharya Radha Gupta menyangka Anandini namun KauRanveeraki mengatakan “Dia sudah melakukan apa yang seharusnya ia lakukan. Aku gak berpikir jika wanita terlibat di dalam ini”
Ashok setuju “Ini beberapa orang yang berpengalaman. ia gak meninggalkan petunjuk apapun”
KauRanveeraki yakin bahkan orang yang berpengalaman meninggalkan petunjuk.
Ashok menunjukkan perhiasan yang ia temukan di lantai kuil.
KauRanveeraki ingat itu adalah milik ayahnya dan terkejut.
Ashok melihat raut wajahnya “Apa kamu pernah melihatnya di suatu tempat? Apa kamu mengenalnya?”
KauRanveeraki berbohong “Tidak. Aku gak mengenalnya”
Ashok berkata “Baiklah. namun apa kamu baik-baik saja?”
KauRanveeraki menunduk “Aku sedikit lelah. Aku gak tahu jika begitu banyak yang akan terjadi denganku dalam sehari. Aku harus beristirahat”
Acharya Radha Gupta menyuruhnya istirahat.
KauRanveeraki pergi.
Acharya Radha Gupta mengatakan “Batu-batu tersebut dapat ditemukan”
Ashok menambahkan “Dalam pakaian rakyat Kalinga”
Acharya RG yakin KauRanveeraki gak bisa menipu dirinya “Kita harus mencari tahu siapa itu”
Ashok mengatakan “Inilah yang harus kita cari tahu. Sekarang semua orang di bawah pengamatan!”

Adegan 2
Jagannath mencari bagian lain dari perhiasannya.
KauRanveeraki mengatakan “Bahkan ketika orang bertindak cerdik, mereka meninggalkan beberapa petunjuk atau yang lainnya”
Jagannath bingung “Apa maksudmu?”
KauRanveeraki berkata “Ayah menyatukan tangan kami di hadapan semua orang. Mengapa ayah melakukannya jika ayah gak bahagia?”
Jagannath menjawab “Aku pikir kamu akan bahagia disini. Aku menjadi emosional namun aku melihat bagaimana setiap orang adalah musuh disini. Aku menyadari bahwa putriku dan masa depannya gak akan aman disini. kamu akan berada di tengah-tengah saudara dan orang yang bertarung di antara mereka sendiri”
KauRanveeraki mengerti ia berbohong “Kebenarannya adalah ayah gak pernah ingin aku dan Ashok bersatu. Apakah aku benar?”
Jagannath menerima itu “Aku gak ingin putriku menikahi putra pelayan!”
KauRanveeraki mengatakan “Ayah sudah mengkhianati semua orang! Aku gak akan mendukungmu di dalam ini. Aku akan mengatakan yang sebenarnya kepada Ashok”
Jagannath memintanya untuk pergi dan memberitahu siapa yang ingin ia beritahu “Ingat bahwa kamu akan menjadi alasan kematianku! Pamanmu berada di gua di mana aku telah menyembunyikan perbendaharaan. ia juga akan ditangkap jika aku ditangkap. Seluruh Kalinga akan menanggung semua itu. Akan ada sebuah perang. Kalinga gak mengharapkan sebuah perang dengan Magadh namun jika ini terjadi, maka sebuah perang akan pasti terjadi! Negara-negara lain juga akan dipengaruhi. Ini akan merusak mimpi Ashok-mu untuk Bersatu India. kamu akan menjadi satu-satunya orang yang bertanggung jawab untuk itu!”
KauRanveeraki tertegun “Kau merencanakan begitu banyak sebelum datang ke sini. kamu adalah Raja Kalinga. kamu harus melindunginya. Ini adalah tugasmu. kamu gak dapat menempatkan kehormatan / martabat Kalinga di dalam bahaya hanya karena kamu gak menyukai Ashok. Kalinga gak akan pernah memaafkanmu untuk kejahatan yang memalukan ini! Itu akan menghukummu!
Aku akan menanggung hukumannya”
Jagannath memperingatinya untuk tetap diam atau mimpi Ashok akan hancur “Akan bagus jika kamu tetap diam walau sepenuhnya adalah keputusanmu”
Dia pergi.
Devi telah mendengar semuanya dari luar.
Perkataan Rishi bergema di kepalanya. ia panik dan berjalan di koridor “Jika Ashok tahu ini maka ia gak akan pernah memaafkannya. Samrat gak akan pernah membiarkan Ashok menikahi KauRanveeraki. KauRanveeraki akan dihukum untuk itu. ia akan di jauhkan dari Ashok. Aku gak bisa membiarkannya terjadi. Aku harus menemukan solusi sebelum semuanya diluar kendali!”
Di ruangannya, KauRanveeraki berencana menceritakan semuanya kepada Ashok “Ayahku adalah penjahat yang sesungguhnya disini”
Devi mengatakan “Aku telah datang untuk mengetahui kebenaran. kamu harus menyembunyikannya atau Ashok akan mengerti sesuatu berjalan salah”
KauRanveeraki bertanya “Apa aku harus menjadi seorang penjahat juga?”
Devi memintanya untuk memikirkan hubungan selanjutnya.
KauRanveeraki mengatakan “Aku gak akan pernah bahagia jika aku memulai pernikahanku dengan kebohongan. Aku harus memberitahunya kebenaran”
Devi menunjukkan “Itu akan diketahui semua orang akhirnya. gak ada yang ingin kamu menjadi menantu dari Magadh. Ashok mencintaimu namun akan sama-sama sulit baginya untuk menerimamu. kamu sangat dekat dengan impianmu. Jika kamu berpisah sekarang maka gak ada di dunia yang dapat menyatukan kalian berdua. Apa kalian berdua bisa hidup tanpa satu sama lain?”
KauRanveeraki mengatakan “Bagaimana bisa aku mengabaikannya ketika aku mengetahui yang sebenarnya? Ayahku adalah penipu Kalinga dan Magadh! Tanah air sangat penting bagi Ashok. Bagaimana bisa aku tetap tenang melihat impiannya itu? Haruskah aku diam hanya karena alasan egoisku sendiri?”
Ashok gak bisa berhenti memikirkan mengapa KauRanveeraki tiba-tiba diam “Apa ia menyembunyikan sesuatu dariku? Aku harus bertanya padanya”
Seorang prajurit menyapanya “Aku melihat Raja Ragannath pergi keluar istana. ia sangat terburu-buru. ia terlihat akan menuju pinggiran Magadh”
KauRanveeraki dan Devi mendengar mereka.
KauRanveeraki khawatir bahwa Ashok akan menemukan kebenaran.
Devi meminta KauRanveeraki menghentikan Ashok “Pastikan ia gak dapat mencapai ayahmu. Jika gak kalian berdua gak akan menikah, kamu gak akan dapat menyelamatkan mimpi Ashok Bersatu India atau Kalinga atau Magadh. Selamatkan ayahmu dari Ashok pertama-tama. Hentikan Ashok dari mencari kebenaran. Pergi!”
Jagannath memberitahu suadaranya untuk berhati-hati “Kita telah mengambil risiko dengan memainkan perasaan KauRanveeraki namun kita harus waspada!”
Dia pergi.
Ashok mencapai hutan. Seseorang melesatkan panah kepada Ashok namun meleset. Ashok turun dari Garud untuk mencari tahu siapa itu. Itu adalah wanita (KauRanveeraki dengan wajah yang ditutupi). Ashok kaget dan heran. Mereka bertarung pedang karena KauRanveeraki menyerangnya duluan. KauRanveeraki terus menyerangnya. Ashok akhirnya melukai tangannya. KauRanveeraki melempar bom asap dan menghilang.
Vit mencari KauRanveeraki dan Devi namun gak bisa menemukannya “Aku akan memberitahu ibu bahwa aku gak bisa menemukan mereka”
KauRanveeraki mengendap-endap ke dalam istana.
Sushim bertanya pada Ashok “Apa kamu menemukan perbendaharaan? Atau petunjuk lain?”
Ashok membalas “Jika ia aman bukan berarti kamu aman. Aku juga memata-mataimu. Di saat aku menemukan beberapa petunjuk atau perbendaharaan, aku akan menghukummu sangat buruk”
Sushim mengatakan “Kita akan lihat!”
Devi bertanya “Mengapa kamu begitu lama?”
KauRanveeraki menunjukkan lukanya.
Devi menutup pintu “Apa seseorang melihatmu?”
KauRanveeraki menggeleng.
Devi mengobati lukanya “Apa kamu bisa menghentikan Ashok?”
KauRanveeraki mengangguk “Walau aku gak merasa baik. Lebih baik aku menceritakan kebenaran sebelum ornag lain yang melakukannya”
Vit bertanya kepada Ashok mengenai KauRanveeraki “Apa kakak melihatnya? Ibu memanggilnya untuk beberapa pooja”
Ashok mengatakan “Dia pasti ada di ruangannya. Pergi ke ruanganmu. Aku yang akan menyampaikan pesanmu”
Vit pergi.
Ashok melihat darah yang menetes di lantai. ia mengetuk pintu ruangan KauRanveeraki yang membuat DevVaki terkejut.
Devi membuka pintu.
Ashok bergegas ke sisi KauRanveeraki “Dari mana kamu? Vit sudah mencarimu”
Devi menjawab “Aku membawanya mandi”
Ashok bertanya pada KuaRanveeraki “Apa kamu baik-baik saja? Apa kamu terluka? Aku melihat tetesan darah di depan pintu”
KauRanveeraki terlihat sedikit tegang. Baca Selanjutnya Sinopsis Ashoka Antv Rabu 24 Agustus – Episode 388

Baca Juga  Sinopsis Ashoka Antv Episode 441

loading…

Sinopsis Ashoka Antv Episode 454 – Tamat
Sinopsis Ashoka Antv Episode 454 – Tamat
Sinopsis Ashoka Antv Episode 454 – TAMAT.
Sinopsis Ashoka Antv Episode 453
Sinopsis Ashoka Antv Episode 453
Sinopsis Ashoka Antv Episode 453. Ashok mengatakan
Sinopsis Ashoka Antv Episode 452
Sinopsis Ashoka Antv Episode 452
Sinopsis Ashoka Antv Episode 452. Sushim terkejut
Sinopsis Ashoka Antv Episode 451
Sinopsis Ashoka Antv Episode 451
Sinopsis Ashoka Antv Episode 451. Prajurit membawa
Must read×

Top