Agen SBOBET

Sinopsis Ashoka Antv Episode 409

In Ashoka

Sinopsis Ashoka Antv Episode 409

Sinopsis Ashoka Antv Episode 409.  Dharma datang ke ruangan Bindusar.
Bindu mengatakan “Putraku sendiri memainkan permainan denganku”
Dharma menjelaskan “Jika mereka percaya bahwa mereka tak bisa, akankah mereka melakukan itu? Cobalah mengerti”
Bindu bertanya “Mengerti apa?”
Dharma mengoreksi “Tanyakan mengapa bukan apa. Kau perlu menemukan jawaban untuk itu”
Bindu tak memiliki kesabaran pada teka-tekinya.
Dharma mengatakan “Bahkan aku tak bisa menyembunyikan sesuatu lagi darimu. Ini adalah nasib sial putraku karena ia tak pernah mendapatkan kepercayaan ayahnya. ia adalah anak kita! ia yang terbaik diantara semua anakmu. Putra pelayan itu melakukan tugasnya. ia menyayangimu, menghormatimu bahkan setelah kau mengasingkannya selama 14 tahun. Apapun yang telah ia lakukan hingga saat ini, ia melakukan semuanya untuk membuatmu merasa bangga. ia melakukan segalanya untuk membuktikan dirinya di depan matamu dan lagi. Bagaimana kau menghargainya? Kau menghargainya dengan menyalahkan ia untuk apapun yang berjalan salah bahkan ketika ia tak bersalah”
Bindu terus memikirkan tentang apa yang ia katakan.
Dharma melanjutkan “Ia memiliki niat yang murni namun kau mengangkat pedang pada dirinya. Aku akan kehilangan anak atau suamiku hari ini jika aku tak campur tangan. Anakku tak pernah memiliki niat yang salah! ia selalu membuktikan tindakan dan keputusannya demi kebaikan Magadh. Kau tak mempercayai Acharya Chanakya? Apa ia akan memilih Ashok jika ia tak mempercayainya? Tidak! ia tak memilih orang lain tapi putra kita, Ashok. Ini adalah takdirnya. Acharya mempercayainya bahkan ketika Ashok masih kecil. Imannya pada Ashok tak pernah goyah tetapi Ashok selalu dituduh untuk sesuatu atau yang lain olehmu. Apakah kau tahu siapa kelemahan itu? Dirimu! Musuh kita selalu tahu jika kau tak akan pernah menyia-nyiakan waktu bahkan satu detik untuk menentang Ashok, untuk menyalahkan dia. Mereka telah membuat penuh kebiasaan ini. Walaupun ia masih berdiri kokoh. Aku terkejut melihat ayah dari anak tersebut tak mempercayainya. Apakah ini yang dimaksud dengan memanggilnya anak tersayang? Jika ini adalah kasih sayang maka aku lebih percaya jika ini adalah kutukan dari pada berkah. Orang tua memberikan anak-anak mereka segalanya. Sayangnya, aku tak bisa melakukannya sendiri”
Dia menangis.
Bindu meminta ia untuk memanggil Ashok.
Ashok datang ke ruangan ayahnya.
Dia melipat tangannya di hadapannya.
Bindu mengatakan “Jika apa yang ibumu katakan adalah benar, maka kau memiliki banyak hal untuk dikatakan kepadaku”
Ashok berkata “Anda menjadi malu hari ini di depan semua orang karena aku”
Bindu bilang “Itu bukan tentang aku, tetapi tentangmu hari ini. Katakan kepadaku seluruh kebenaran, kebenaran yang telah tersembunyi dariku sampai hari ini. Aku ingin tahu tentang musuh yang tinggal di dekatku, yang aku tak bisa mengenali bahkan setelah melihat mereka”
Dharma juga meminta Ashok untuk berbicara.
Ashok mengatakan “Guru Chanakya meninggalkan pesan untukku sebelum ia meninggal. ia telah menulis bahwa musuh terbesar / terburuk kita bukanlah orang luar istana. Tapi mereka hanya berada di dalam istana. Ini jelas
mengisyaratkan saudara-saudaraku, Charu, Helena dan Mahamatya”
Insiden terakhir ditampilkan.
Dharma menangis.
Ashok menambahkan “Aku tak memiliki bukti untuk melawan mereka sehingga mereka masih berkeliaran di sekitar dengan gembira. Mereka telah mencoba membunuhku berkali-kali, membuatku lemah dan menyakiti keluargaku. Sekalipun aku tak akan membiarkan mereka menang. Serangan mereka hanya memperkuat misiku”
Bindu bertanya “Apa kau melupakan sesuatu?”
Ashok berpikir tentang kebenaran Siamak.
Dharma mengisyaratkan Ashok menentangnya sehingga ia tak menceritakannya kepada ayahnya.
Bindu bertanya “Apa yang akan kau lakukan jika kau berada di tempatku?”
Ashok menjawab “Mereka yang telah membunuh Gurudev adalah penjahat! Mereka harus dibunuh secepatnya karena mereka adalah pengkhianat terbesar Magadh. Aku tak akan menyia-nyiakan waktu bahkan satu menit dalam melakukannya”
Bindu menyarankan “Tidak sekarang. Kaurvaki benar. Membunuh pelakunya tak sepenting menyelamatkan kebaikan. Aku harap tak ada orang yang tak bersalah tertangkap dalam hal ini. Kaurvaki tak bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Pertama pernikahan akan terjadi dan kemudian keputusan. Aku berdoa supaya tak ada orang yang terjebak dalam situasi yang sama yang sebagai seorang ayah dan sebagai seorang suami. Aku berjanji hari ini, aku akan memberikan kebebasan penuh untuk melakukan apa yang benar setelah menikahkanmu. Bahkan tak ada salah satu pengkhianat yang boleh melarikan diri. Baik itu Mahamatya, Charu atau anak-anakku! Kau akan membunuh mereka semua! Kau akan membebaskan tanah air kita dari dosa-dosa mereka! Aku adalah kendala terbesar dalam mimpimu hingga saat ini. Sekarang aku akan menjadi tangga pertamamu dalam mimpimu, Bersatu India! Aku akan memastikan kau menjadi Chakravartin Ashoka Samrat untuk memenuhi impian Acharya dan impian ibumu. Yang akan membangun persatuan India setelah semua!”
Ashok menyentuh kakinya.
Bindu memberkati ia untuk menang.
Dharma tersentuh.
Ayah dan anak berpelukan.
Bindu ingin mengatasi Jagannath dahulu agar pernikahan bisa terjadi tanpa kesalahan apapun.
Ashok bertanya “Apa Jagannath akan setuju?”
Bindu yakin tentang hal itu.
Di ruangan Kaurvaki, Jagannath bertanya pada Devi dan Kaurvaki “Apa kalian masih berpikir jika aku tak benar? Ayah dan anak tak membuang kesempatan untuk mengangkat pedang satu sama lain. Tidakkah kalian melihatnya? Apakah kalian masih berpikir jika tempat ini aman?”
Ibu Kaurvaki juga memberitahu Kaurvaki untuk ikut dengan ia “Tempat ini tak tepat untukmu. Kau tak akan pernah bahagia tinggal di sini. tak ada ibu yang ingin putrinya tinggal di tempat seperti ini”
Devi mengatakan “Jika Anda benar-benar peduli tentang Kaurvaki maka Anda tak akan pernah mengatakan ini sekarang”
Jagannath menyuruhnya menjauh dari masalah keluarga mereka.
Devi mengatakan “Anda pasti akan dihukum oleh Samrat. Jika Anda mendapatkan kesempatan untuk hidup maka Anda tak akan pernah bebas dari dosa membunuh putri Anda”
Jagannath menanyakan maksudnya.
Devi bilang “Aku datang bukan untuk Raja Jagannath yang aku lihat menangis di tepi pantai / sungai hari itu. Aku datang untuk orang kejam, ayah kejam yang tak ingin putrinya menikah dengan Ashok demi alasan egois pribadinya”
Devi melipat tangannya dan berlutut “Kaurvaki akan mati berkali-kali jika Anda melakukan hal itu. Lakukan sesuatu yang ia tak akan merasa bertanggung jawab atas kejahatan Anda!”
Bindu mengatakan “Itu tak perlu”
Semua kaget melihat Bindu.
Kaurvaki menyapa Samrat “Tentunya pernikahanku akan hancur karena kebenaran yang terungkap. Aku akan kehilangan segalanya. Impianku akan menjadi tak lengkap. Aku akan tinggal tak bernyawa. Aku menerima setiap keputusan Anda, tetapi aku meminta Anda untuk tak menyalahkan Ashok. Ia tak bersalah. Anda sudah mendapatkan perbendaharaan Anda kembali. Aku akan pergi dari Magadh untuk selamanya. Aku tak akan pernah kembali. Maafkan ayahku. ia melakukan itu semua untuk menghentikan pernikahanku. ia ingin yang terbaik bagiku. Biarkan impian Magadh dan Kalinga terpenuhi. Ini akan menjadi langkah besar dalam mimpi Ashok, Bersatu India. Jangan hukum dia”
Bindu memintanya untuk berhenti “Kau telah mengatakan cukup. Biarkan aku yang berbicara sekarang”
Dia berbalik ke Jagannath “Saat aku mengetahui bahwa kau adalah orang yang mencuri perbendaharaan, aku merasa seperti akan membunuhmu dan menggantung jasadmu pada perempatan Magadh sehingga semua orang bisa tahu bagaimana pengkhianat dihukum. Lalu aku berpikir untuk menghukummu dengan cara yang terburuk mungkin. Yaitu dengan menikahi Kaurvaki & Ashok.
Jagannath mengatakan “Kau akan melakukannya tetapi Ashok tak akan maju ketika aku mengatakan tidak”
Bindu beralasan “Harus ada sesuatu yang akan mengubah keputusannya”
Jagannath mengatakan “Hal terbesar adalah bahwa aku membenci anakmu, Ashok!”
Bindu memberitahu ia untuk berpikir “Aku siap untuk membayar jumlah berapapun untuk itu”
Baca Juga  Sinopsis Ashoka Antv Kamis 5 Mei 2016

PRECAP~ Bindu mengatakan “Aku telah memastikan untuk tak membiarkan keraguan datang dalam pikiran ibu dan anaknya yang jahat itu!”
Charu senang “Anda telah menyadari bahwa anak sulungmu adalah pewaris yang layak”
Bindu memberikan beberapa tugas kepada Sushim yang meyakinkannya “Aku akan melakukannya dengan baik!”
Charu berharap Sushim mendapatkan tahta “Kemudian kita akan lihat semua orang!”

Sinopsis Ashoka Antv Episode 454 – Tamat
Sinopsis Ashoka Antv Episode 454 – Tamat
Sinopsis Ashoka Antv Episode 454 – TAMAT.
Sinopsis Ashoka Antv Episode 453
Sinopsis Ashoka Antv Episode 453
Sinopsis Ashoka Antv Episode 453. Ashok mengatakan
Sinopsis Ashoka Antv Episode 452
Sinopsis Ashoka Antv Episode 452
Sinopsis Ashoka Antv Episode 452. Sushim terkejut
Sinopsis Ashoka Antv Episode 451
Sinopsis Ashoka Antv Episode 451
Sinopsis Ashoka Antv Episode 451. Prajurit membawa
Must read×

Top