Agen SBOBET

Sinopsis Ashoka Antv Episode 406

In Ashoka

Sinopsis Ashoka Antv Episode 406

Sinopsis Ashoka Antv Episode 406.  Di ruang keluarga, Acharya Radha Gupta memberitahu semua orang bahwa harta perbendaharaan kosong!
Sushim menuntut sebuah jawaban dari Ashok yang juga menyalahkan Siamak “Itu gak bisa terjadi selama Siamak gak terlibat”
Siamak bertindak seperti orang yang gak bersalah “Mengapa kau selalu menyalahkanku untuk semua hal yang berjalan salah?”
Bindu meminta mereka untuk berhenti “Kalian semua menyalahkan satu sama lain setiap kali sebuah masalah muncul. Kalian gak akan pernah melewatkan kesempatan seperti ini. Musuh seharusnya gak boleh tahu tentang hal ini. Yang terpenting, telah terbukti bahwa harta dicuri selama pertungangan saja sehingga semua pintu keluar pasti terkunci. Sushim akan menjaganya. Kau akan mengatakan bahwa kita mengambil tindakan pencegahan sebagaimana Kalinga dan Magadh telah menjadi teman sekali lagi”
Dia meninggalkan tugas investigasi kepada Ashok dan Acharya Radha Gupta “Aku ingin semuanya kembali ke tempat secepatnya! gak ada yang harus keliru”
Dia berjalan keluar ruangan diikuti Ashok dan Acharya Radha Gupta.
Di koridor, prajurit memberitahu Ashok “Hanya tandu para puteri dan hadiah yang keluar dari istana”
Ashok ingat kejadian di hari sebelumnya saat Charu datang kepadanya dan mengalihkan perhatiannya dari melihat apa yang jatuh dari kotak hadiah.
Dia memerintahkan anak buahnya untuk berbicara dengan mata-mata mereka “Dapatkan setiap rincian yang mungkin! Lihat di setiap sudut yang mencurigakan!”
Ashok berjalan sambil memikirkan sesuatu.
Tiba-tiba, Lasendra Menarik Ashok ke ruangannya.
Ashok mengatakan “Ini bisa menjadi kesalahan dan berbahaya bagi kita. Apa kau gak tahu itu”
Lasendra memberitahu Ashok bahwa ia tahu dimana harta perbendaharaan di sembunyikan.
Ashok terkejut “Bagaimana kau tahu tentang itu? Siapa yang melakukannya?”
Lasendra menyebut nama Sushim dan Siamak.
Ashok bertanya “Mengapa mereka?”
Lasendra menjawab “Aku yang meminta mereka melakukan itu. Itu adalah ideku bahkan jika itu salah”
Ashok memperingatinya akan konsekuensi “Dimana aku bisa menemukannya?”
Lasendra membalas “Kau bisa mengesankan Samrat dengan memberitahu ia penjahat yang sebenarnya. Jika kalian berdua datang ke lokasi itu, maka aku juga akan memaksa kedua saudaramu untuk datang kesana pada waktu yang sama. Kau bisa menangkap mereka”
Ashok bertanya “Mengapa kau gak melibatkan aku di rencanamu ini?”
Lasendra meminta maaf.
Ashok memperingatkan ia “Kau sangat tahu dengan baik konsekuensi dari pengkhianatan!”
Dia pergi.
Lasendra tersenyum.
Lasendra mempengaruhi SusMak untuk melawan Ashok “Dia tahu dimana lokasi kalian menyimpan harta perbendaharaan. Kita harus segera melakukan sesuatu”
SusMak memutuskan untuk memindahkan harta tsb ke tempat lain secepatnya.
Ashok menceritakan hal itu kepada Bindu.
Bindu menjadi marah “Siapa yang berani menyimpan harta di sebuah kuil? Siapa yang bisa serendah ini?”
Ashok beralasan “Orang seperti itu hanya ingin meraih sesuatu. Mereka gak memiliki tujuan yang baik”
Bindu menuntut untuk tahu nama mereka.
Ashok mengatakan “Itu hanyalah Sushim dan Siamak”
Bindu marah tapi Ashok meminta ia untuk menemaninya ke kuil sekali “Anda akan tahu wajah dan kebenaran mereka yang sebenarnya!”
Bindu mengangguk.
Devi menemui seorang Baba.
Baba sedang melakukan pertapanya di bawah pohon besar. Ia membuka mata saat menemukan Devi disana.
Devi mengatakan “Tolong beritahu aku sebuah tanggal yang baik untuk pernikahan mereka”
Devi memberikan kedua horoskop.
Baba membaca horoskop satu persatu dan terkejut.
Devi pun mulai cemas.
Baba lanjut menghitung dan menyocokkan horoskop AshVaki.
Bindu dan Ashok datang ke kuil dengan menyamar. Mereka melipat tangannya setelah membunyikan lonceng.
Lasendra yang juga menyamar, sudah ada disana.
Acharya Radha Gupta juga datang dengan penyamaran bersama prajuritnya. ia juga membunyikan lonceng.
Bindu hilang kesabaran “Kau telah menyia-nyiakan waktuku dengan membawaku kesini. Aku gak melihat mereka berdua”
Ashok memintanya untuk sedikit lebih bersabar “Mereka akan segera datang”
SusMak datang ke kuil saat itu. Sushim membunyikan lonceng.
Ashok dan Acharya Radha Gupta melihat mereka.
Ashok memberitahu Bindu “Samrat, mereka sudah datang. Mengapa mereka datang ke sini dengan menyamar jika mereka gak terlibat di dalamnya?”
Bindu langsung menghalangi jalan SusMak.
Sushim memintanya untuk minggir.
Bindu bertanya “Apa perbendaharaanku sedang dicuri disini, Sushim?”
Sushim terkejut saat menyadari bahwa itu adalah ayahnya yang sedang menyamar. ia melihat Ashok.
Semua orang yang ada di kuil berdiri setelah mengetahui keberadaan mereka.

Adegan 2
Bindu meminta mereka untuk pergi sementara waktu.
Mereka pergi.
Ashok mengisyaratkan Acharya untuk pergi.
Bindu bertanya lagi “Mengapa kalian melakukan ini?”
Sushim menyalahkan Siamak tapi Siamak membela
dirinya.
Ashok berkata “Kalian berdua akan di hukum bahkan jika rencana ini telah dibuat oleh salah satu dari kalian”
Prajurit Acharya Radha Gupta memeriksa tempat yang dikatakan tapi gak menemukan apa-apa.
Bindu menegur anak-anak mereka karena menentang ia “Aku gak pernah memikirkan apa yang akan aku lihat hari ini. Aku membuat suatu kesalahan besar dalam mengenali dan memahami anak-anakku”
Acharya Radha Gupta memberitahu kepada mereka “Kami gak menemukan apa-apa di sana”
Ashok heran “Bagaimana itu bisa? Itu harusnya ada disini?”
Dia bertanya kepada saudaranya yang bertindak gak bersalah.
Sushim berbohong “Aku datang ke kuil untuk mengunjungi Ibu Dewi”
Ashok bertanya “Sejak kapan kau mulai mempercayai Tuhan?”
Siamak menutupi “Calon istrinya mempercayai Tuhan jadi aku membawanya kesini. Aku ingin ia memiliki kepercayaan dan mendapatkan berkat Tuhan karena ia akan menempuh hidup barunya”
Bindu bertanya pada Sushim “Mengapa kau mengubah penampilanmu?”
Sushim menjawab “Aku gak ingin menarik perhatian yang gak penting. Rajmata benar. Kau mempercayai Ashok dengan mudah”
Bindu pergi diikuti SusMak di belakangnya.
Ashok marah.
Acharya Radha Gupta pergi bersama prajuritnya.
Ashok pergi ke Lasendra yang juga heran tentang hal itu “Aku gak tahu bagaimana itu terjadi. Percaya padaku. Harta itu tadinya disini”
Ashok bertanya-tanya “Lalu siapa dia?”
Di sebuah ruangan, seseorang menghamburkan koin emas. Itu adalah Jagannath yang telah mencuri perbendaharaan Magadh “Aku gak akan membiarkan Magadh dan Kalinga bersatu! Aku akan mengubahnya menjadi pertumpahan darah jika aku harus. Tapi aku gak akan membiarkan ini terjadi!”
Dia tersenyum licik.
Devi gak percaya tapi Rishi mengatakan “Aku melihat pertumpahan darah dan seluruh masalah. Seseorang akan menciptakan perbedaan diantara mereka berdua. Itu bukan orang luar. Seseorang yang dekat dengan mereka hanya akan menjauhkan mereka”
Jagannath menyalakan api pada foto Kaurvaki dan Ashok.
Devi masih gak mempercayainya “Mereka berdua saling mencintai”
Rishi menegaskan “Proses sudah dimulai. Mereka akan berpisah”
Devi menolak untuk menerima takdir “Aku akan mendukung mereka dalam cara apapun. Aku akan lihat siapa yang menang. Takdir atau cinta mereka!”
Dia pergi dari sana.
Di ruangan tempat perbendaharaan terakhir disimpan (kuil), Ashok masih sibuk mencarinya. Ia ditemani Acharya Radha Gupta yang hanya melihatnya.
Ashok kesal “Sepertinya kedua saudaraku juga terkejut. Mereka juga gak tahu dimana perbendaharaan sekarang. Pasti ada orang ketiga yang terlibat di dalamnya. Itu bukanlah orang luar. Tapi siapa dia?”
Dia mengobrak-abrik tempat itu untuk mencarinya. Kemudian menemukan perhiasan yang jatuh di lantai. Perhiasan itu hanya dimiliki oleh seorang Rajvanshi.
Di Kalinga, Jagannath sedang bersama suadaranya “Aku hanya ingin satu kesempatan untuk membalaskan dendamku pada Bindu. Aku gak tahu bahwa aku akan mendapatkan kesempatan ini segera. Putriku membukakan jalan bagiku. Aku gak pernah berpikir jika putriku akan menjadi media untuk membalaskan dendamku pada Bindu. Chanakya salah! ia selalu mengatakan bahwa kau hanya perlu membakar satu pohon untuk membakar satu hutan. Bindu memiliki dua putra yang juga merupakan pendosa besar! Mungkin Tuhan hanya menginginkan ini. Aku beruntung menguping pembicaraan mereka (kilas balik ditampilkan). Ashok telah meragukan saudara-saudaranya sejak kecil. Aku yakin SusMak akan meragukan satu sama lain karena perbendaharaan kali ini benar-benar hilang. Mereka akhirnya akan mati. Kemudian, kita akan menciptakan malapetaka di Magadh. Kita akan menghancurkannya! gak ada yang akan mengetahui jika kita berada di balik semua ini!”
Dia tertawa iblis.
Lasendra bingung “Hanya kita yang tahu dimana perbendaharaan disimpan. Aku gak akan ada disini jika aku melakukan sesuatu. Ibumu dan Mahamatya juga melakukan ini”
Sushim berpikir itu Siamak.
Siamak membela ditinya “Bagaimana bisa kau berpikir seperti itu?”
Laasendra menghasutnya “Dia adalah orang yang bisa membunuh orang yang ia sayangi demi untuk menyelamatkan dirinya sendri. ia ingin memindahkan semua itu ke Takshshila tetapi kau menentang keputusannya. ia pasti berpikir jika kau gak akan membiarkan ia membawa itu sehingga ia mungkin telah mencuri itu”
Sushim berpikir dan pergi dari sana (sepertinya akan menemui Siamak).
Lasendra tersenyum.
Di atap balkon, Siamak sedang sedih karena ia mengecewakan orang tuanya lagi.
Tiba-tiba Sushim menyerangnya “Dimana kau mneyembunyikan harta?”
Siamak berusaha menjelaskan “Aku hanya bersamamu. Mengapa aki akan mengkhianatimu?”
Sushim berkata “Pengkhianat ada di darahmu! Apa kau lupa apa yang ibu dan kakekmu lakukan?”
Siamak marah. Mereka bertarung pedang.
Sushim memberikan ia kesempatan terakhir untuk menjawab.
Siamak mengatakan “Aku gak akan memberitahumu jika aku tahu tentang itu!”
Pedang Siamak jatuh saat bertarung. ia berusaha menahan serangan dengan tangan kosong.
Charu datang kesana.
Sushim menembas 3 jari Siamak.
Ketiga jarinya terjatuh.
Siamak kesakitan.
Charu menegur mereka berdua “Kalian memiliki kesempatan emas untuk menjebak Ashok tapi kalian malah bertarung sendiri!”
Sushim melihat Siamak yang kesakitan karena lukanya .

Baca Juga  Sinopsis Ashoka Antv Selasa 28 Juni 2016 - Episode 351

PRECAP~ Ashok mengatakan “Beberapa orang berpengalaman yang telah melakukan ini. ia gak menggalkan apapun”
Kaurvaki yakin bahkan orang yang berpengalaman pasti meninggalkan petunjuk.
Ashok menunjukkan perhiasan yang ia temukan di lantai.
Kaurvaki ingat jika itu milik ayahnya. ia terkejut! Baca Selanjutnya Sinopsis Ashoka Antv Episode 407

loading…

Sinopsis Ashoka Antv Episode 454 – Tamat
Sinopsis Ashoka Antv Episode 454 – Tamat
Sinopsis Ashoka Antv Episode 454 – TAMAT.
Sinopsis Ashoka Antv Episode 453
Sinopsis Ashoka Antv Episode 453
Sinopsis Ashoka Antv Episode 453. Ashok mengatakan
Sinopsis Ashoka Antv Episode 452
Sinopsis Ashoka Antv Episode 452
Sinopsis Ashoka Antv Episode 452. Sushim terkejut
Sinopsis Ashoka Antv Episode 451
Sinopsis Ashoka Antv Episode 451
Sinopsis Ashoka Antv Episode 451. Prajurit membawa
Must read×

Top